Senin, 27 Agustus 2007

Menkominfo Canangkan Kampung ICT Pendidikan Cibinong

Jakarta, 11/4/2007 (Kominfo-Newsroom) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Sofyan Djalil mencanangkan Kampung Pendidikan Information Teknology Communication (ICT) di SMA Plus PGRI di Cibinong, Rabu (11/4),.bagi kepentingan peningkatan kecerdasan dan kesejahteraan rakyat banyak.

Menurut Menteri Kominfo, seiring dengan peningkatan ICT, Kementerian Komunikasi dan informasi telah mencanangkan program Satu Sekolah Satu Laboratorium atau yang biasa dikenal dengan sebutan OSOL (one school One Computer’s Lab).

Pemanfaatan ICT, menurutnya, kini sudah merambah ke berbagai bidang kehidupan, terutama pada dunia pendidikan dan pemanfaatannya juga telah mendorong berbagai aplikasi pendidikan yang menstimulus peningkatan kualitas pendidikan dimana terasa manfaatnta, baik bagi para pengajar, tenaga administrasi maupun para siswa.

Pencanangan kampung Pendidikan ICT ini sebagaimana konsep dasarnya telah disampaikan oleh kepala sekolah dan diharapkan dapat menjadi alternatif rujukan bagi sekolah madrasah maupun warga komunitas lain disekitar lokasi SMA Plus PGRI Cibinong, selain adanya ICT Center Kabupaten Bogor.

Untuk sementara akses internetnya gratis sampai waktu yang belum dipastikan, dan kalau mau belajar menteri menyarankan supaya dipungut tarif agar bisa untung sekolahnya, juga untuk biaya perawatan.

Pada kesempatan ini Menteri Kominfo Sofyan Djalil menyerahkan bantuan komputer 13 unit berikut printer 6 unit. Diharapkan bantuan ini bisa bermanfaat, dan setelah 6 bulan akan dievaluasi kalau benar-benar itu bermanfaat, akan diberikan bantuan lagi.

Disamping itu juga dilakukan penandatanganan MoU antara Departemen Kominfo dengan AWARI, APWI, APW Komitel, Gerakan Pramuka dan Dekopin. Setelah itu Menteri Kominfo melakukan peninjauan pemanfaatan PC CSR dan Implementasi Kampung ICT Pendidikan.

Kemudian melakukan peninjauan ke ruangan broadcast, radio siaran lokal, ruang laboratorium dan selanjutnya meninjau ruang fabrikasi, yang berfungsi untuk merekondisikan komputer bekas pakai, agar dalam kondisi baik kembali dan layak pakai.

Dengan pencanangan kampung pendidikan ICT di SMA Plus PGRI, semua berharap misi pemberlajaran oleh sekolah dapat diperluas dan didayagunakan oleh segenap warga komunitas sekitar.

Keberadaannya juga diharapkan dapat menjadi rujukan kegiatan dan pembelajaran berbasis pemanfaatan telematika, bagi sekolah, madrasah dan kelompok atau sanggar belajar lain secara teknis, dapat dijangkau dan dilayani oleh fasilitas telekomunikasi yang ada secara bersaing.

“Saya sangat terkesan dengan SMA Plus PGRI Cibinong ini yang telah mencari solusi-solusi yang tepat dalam memberikan pendidikan yang lebih alternatif, menyiapkan siswa yang siap masuk ke masyarakat dengan program-program yang sangat kreatif menggunakan ICT, kemudian memberdayakannya,” katanya.

Kedua acara ini sekaligus memang untuk efisiensi dengan alasan karena keduanya mengacu kepada substansi yang sama, yakni pemanfaatan Telematika atau Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi kepentingan peningkatan kecerdasan dan kesejahteraan rakyat banyak. (T.Ef/toeb/b)

Tidak ada komentar: